Sesederhana itu

Mari sini, di kursi ini, duduk di samping saya
akan saya ceritakan sesuatu,
sesuatu yang mungkin [tak] penting bagimu,
sesuatu yang ingin saya bagi hanya denganmu,
sesuatu yang mungkin rahasia.

cerita tanpa aksara, hanya isyarat.
tanpa lisan dan tulisan,
bahasa hati tanpa syarat.
sudah tahu kah tuan ?

silahkan beranjak,
dari kursi ini, dari samping saya.
bawa saja cerita saya jika kamu ingin;
dan abaikan saja jika kamu tak ingin,
dengan berpura-pura lupa, misalnya.

biasakanlah seperti itu,
datang pada saya, mencari kursi dimana saya terduduk, dan mengisi tempat kosong disamping saya;
dengarkan cerita saya, lalu segeralah beranjak.

jika ada yang mengalir pelan didalam dada saya, jangan kamu hiraukan.
bebaskan saya menikmati setiap gerak alirnya, bersama sepi.

hanya itu pinta saya,
tanpa maksud membebani hari mu.
semoga tak berlebihan bagimu.
biasakanlah!

Sungguminasa, 17 desember 2011

 ~icha chidot~

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s