Mungkin begini caranya

Ini adalah cara saya. Ketika segala sesuatunya tidak berjalan seperti yang saya inginkan, tidak seperti apa yang sudah saya rencanakan, serta tidak ada tempat untuk berbagi atau lebih tepatnya selalu ragu untuk berbagi dengan alasan saya yang terlalu sulit untuk memberi kepercayaan pada orang lain atau hanya merasa tidak enak karena akan membebani orang lain dengan apapun yang saya bagi.

Maka menulis adalah cara saya.

Menulis adalah cara saya membuat segala sesuatunya menjadi menyenangkan –bagi saya. Biasanya, apa yang saya tulis adalah apa yang saya inginkan namun tak sempat tercapai. Menulislah cara paling sederhana untuk meraih semuanya, membuatnya sempurna.

Menulis adalah cara saya berbagi. Setiap orang butuh berbagi, apapun itu. Sayangnya tak semua orang bisa dengan nyaman berbagi cerita pada orang lain yang dia jumpai, bahkan dengan teman sekalipun. Saya tipe orang yang seperti itu. Alasannya sederhana saja, saya sulit percaya pada orang lain. Saya menuliskan sesuatu yang saya anggap rahasia dan tidak semua orang harus tahu tetapi mengganggu pikiran saya. Dulu saya menuliskannya pada lembar-lembar kertas yang memenuhi binder saya kemudian saya menyimpannya pada suatu tempat yang tidak dijangkau orang lain, sekarang saya menuliskannya disini, di rumah hitamorange ini kemudian saya publish private-kan.🙂

Menulis adalah penyeimbang. Ketika kepenatan dan kejenuhan mulai menyapa saya maka menulis adalah cara saya mengabaikannya. Seringkali saya merasa sebagian otak saya telah bekerja terlalu giat akibat tuntutan sana-sini. Tak tega rasanya jika otak kerdil yang belum cukup nutrisi ini dibiarkan tak seimbang maka tidak jarang saya menyeimbangkannya dengan menulis.

Menulis juga cara saya mengingat. Dengan menulis saya bisa meringankan kerja otak saya. Biasanya karena alasan usia, orang tak mampu mengingat beberapa momen yang mungkin harus diingat. Saya menuliskan beberapa momen agar kelak jika cucu-cucu saya minta diceritakan sesuatu yang menarik dan membanggakan dari neneknya disaat usia telah mengeroposkan daya ingat saya setidaknya saya masih bisa membuka lembar demi lembar catatan hidup saya dan membacakannya. Atau jika usia tidak mengizinkan saya bertemu dengan anak dan cucu saya, mereka bisa mengenal saya melalui apa yang telah saya tulis.

Bagi saya, menulis adalah cara mengekspresikan diri yang paling sederhana.
Kamu ?

Makassar, 20 September 2012
-Icha Chidot-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s