Berhenti mengajari saya menjadi seorang pencuri!

Saya hanya ingin duduk di depanmu. Memandangi senyummu yang memucat, masuk ke dalam mata teduhmu yang berkantung. Menghirup aroma lelahmu dalam-dalam hingga dinding-dinding mengeluh kedinginan.
Dulu saya sering melakukannya, mencuri momen menikmati kamu.

Saya hanya ingin berbaring di sampingmu. Menyembunyikan tangan di balik kepala, menghitung bintang-bintang yang berserakan di lapangnya langit. Bercerita sesuatu yang tidak ada gunanya, tersenyum dengan sebab yang entah. Berbagi perihal pencipta peluh sembari bersenandung hingga bulan lelah.
Dulu saya sering melakukannya. Lagi, mencuri momen menikmati kamu.

Maka saya mengingat segala peristiwa, menyimpan tiap detail pada ingatan menjadikannya lembaran kenangan.
Kini saya melakukannya lagi, mencuri simpan kenangan tentangmu.

Besok, lusa, minggu berikutnya, dan seterusnya saya masih tetap mencari banyak perihal penambah lembar kenangan yang bisa saya curi darimu.
Ini candu!

Bisakah kamu berhenti mengajari saya menjadi seorang pencuri?
Kamu, berhenti mengajari saya menjadi seorang pencuri!

Sungguminasa, 24 Oktober 2012
~ Icha Chidot ~

3 thoughts on “Berhenti mengajari saya menjadi seorang pencuri!

  1. CHANZ berkata:

    dia…
    guru yg baik…🙂
    yg betul2 membuatku -mau tidak mau- menjadi pencuri yg lihai…
    dia…
    yah, itulah dia…😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s